CBI Logo
hero banner cbi
maklon

Pupuk Hayati untuk Bawang Merah: Panduan Meningkatkan Hasil dan Kualitas Umbi

Oleh Author

3 Januari 2026

Pentingnya Pupuk Hayati untuk Budidaya Bawang Merah

Bawang merah adalah komoditas hortikultura strategis dengan kebutuhan nasional sekitar 1,5 juta ton per tahun. Sentra produksi utama di Brebes, Nganjuk, Cirebon, dan Bantaeng menghadapi tantangan serius: penyakit moler (Fusarium), busuk umbi, dan fluktuasi harga yang mengancam keberlanjutan usaha tani.

Pupuk hayati menawarkan solusi untuk meningkatkan produktivitas, mengendalikan penyakit terbawa tanah, dan memperbaiki kualitas umbi. Pendekatan biologis ini semakin penting untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida dan pupuk kimia.

Tantangan Budidaya Bawang Merah

  • Moler (Fusarium oxysporum f.sp. cepae) - penyakit paling merusak
  • Busuk umbi bakteri (Erwinia) - terutama musim hujan
  • Busuk pangkal batang (Sclerotium)
  • Ulat bawang (Spodoptera exigua)
  • Thrips (Thrips tabaci) - vektor virus
  • Degradasi tanah dari monokultur intensif

Jenis Pupuk Hayati untuk Bawang Merah

1. Trichoderma harzianum

Kunci pengendalian penyakit tanah:

  • Antagonis utama Fusarium oxysporum
  • Menekan Sclerotium rolfsii penyebab busuk pangkal
  • Mengurangi inokulum patogen di tanah
  • Menginduksi ketahanan sistemik tanaman

Aplikasi: 15-20 kg/ha campur pupuk kandang sebelum tanam, atau 20-30 gram per lubang.

2. Bacillus subtilis & B. amyloliquefaciens

Bakteri antagonis dan PGPR:

  • Menekan Erwinia penyebab busuk lunak
  • Memproduksi antibiotik alami
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  • Sebagai perlakuan benih dan semprot

3. Mikoriza VAM

Efisiensi nutrisi optimal:

  • Meningkatkan serapan P untuk pembentukan umbi
  • Memperbaiki serapan mikronutrien
  • Meningkatkan toleransi kekeringan
  • Sangat penting untuk akar dangkal bawang merah

Aplikasi: 30-50 gram per lubang tanam bersamaan bibit.

4. PGPR Konsorsium

  • Azotobacter - penambat nitrogen
  • Pseudomonas fluorescens - pelarut P dan antagonis
  • Bacillus megaterium - pelarut fosfat

5. Beauveria bassiana

Pengendalian hama:

  • Thrips tabaci - hama utama bawang merah
  • Ulat bawang (Spodoptera)
  • Kutu daun

Pengendalian Moler (Fusarium) Terpadu

Moler adalah penyakit paling merusak yang bisa menyebabkan gagal panen total. Strategi pengendalian:

Preventif:

  1. Rotasi tanaman minimal 1 musim dengan non-Allium
  2. Trichoderma 20 kg/ha campur pupuk kandang
  3. Perlakuan benih dengan Bacillus subtilis
  4. Pilih bibit dari area bebas moler

Kuratif:

  1. Cabut dan musnahkan tanaman terinfeksi
  2. Siram Trichoderma 10 gram/liter di sekitar tanaman sehat
  3. Tingkatkan drainase untuk kurangi kelembaban
  4. Jangan tanam ulang di lokasi sama musim berikutnya

Program Pemupukan per Fase

Persiapan Lahan (7-14 hari sebelum tanam):

  • Pupuk kandang 10-15 ton/ha
  • Trichoderma 15-20 kg/ha campur pupuk kandang
  • Kapur jika pH terlalu asam (< 5.5)

Perlakuan Bibit:

  • Rendam bibit dalam Trichoderma 10 gram/liter selama 15 menit
  • Atau celup Bacillus subtilis 5 ml/liter
  • Angin-anginkan sebelum tanam

Saat Tanam:

  • Mikoriza 30-50 gram per lubang
  • NPK dasar sesuai rekomendasi

Vegetatif (Minggu 2-4):

  • PGPR 150-200 ml per tanaman setiap minggu
  • Beauveria semprot untuk cegah thrips

Pembentukan Umbi (Minggu 5-8):

  • PGPR lanjutkan, fokus di zona perakaran
  • Trichoderma kocor jika ada tanda penyakit
  • KCl untuk pembesaran umbi

Pematangan (Minggu 8-10):

  • Kurangi penyiraman
  • Aplikasi terakhir PGPR minggu ke-8
  • Biarkan umbi matang alami

Meningkatkan Kualitas Umbi

Pupuk hayati berkontribusi pada kualitas umbi:

  • Ukuran umbi seragam grade A (>8 gram)
  • Kulit umbi mengkilap dan kencang
  • Aroma dan cita rasa lebih kuat
  • Daya simpan lebih lama (3-4 bulan)
  • Bebas residu untuk pasar modern

Hasil Penelitian Bawang Merah

  • Balitsa (2022): Trichoderma menurunkan moler 50-65%
  • Litbang Pertanian (2021): Mikoriza meningkatkan hasil 25-35%
  • UGM (2020): PGPR meningkatkan ukuran umbi 20%
  • IPB (2019): Kombinasi pupuk hayati efisiensi pupuk 40%

Analisis Ekonomi per Hektar

  • Biaya pupuk hayati: Rp 2.000.000 - Rp 3.500.000/ha
  • Penghematan pestisida: Rp 1.500.000 - Rp 3.000.000
  • Penghematan pupuk kimia: Rp 800.000 - Rp 1.500.000
  • Peningkatan hasil 2-4 ton × Rp 20.000 = Rp 40.000.000 - Rp 80.000.000
  • Premium kualitas grade A: 30-50% lebih tinggi

Bawang Merah Off-Season

Budidaya musim hujan dengan pupuk hayati:

  • Intensifkan Trichoderma untuk cegah penyakit
  • Bacillus untuk mencegah busuk lunak
  • Tingkatkan drainase dan jarak tanam
  • Gunakan mulsa plastik perak
  • Harga jual tinggi, potensi keuntungan besar

Tips Budidaya Bawang Merah dengan Pupuk Hayati

  1. Pilih bibit sehat dari petani bersertifikat
  2. Aplikasi pupuk hayati pagi atau sore hari
  3. Jaga kelembaban tanah optimal, hindari genangan
  4. Monitor thrips sejak tanaman muda
  5. Dokumentasi untuk pembelajaran musim berikutnya

FAQ - Pertanyaan Seputar Pupuk Hayati untuk Bawang Merah

Bisakah pupuk hayati menyembuhkan tanaman yang sudah kena moler?

Tanaman yang sudah menunjukkan gejala moler berat (daun menguning layu dari ujung) sulit diselamatkan karena pembuluh sudah rusak. Pupuk hayati lebih efektif untuk pencegahan. Cabut tanaman sakit dan aplikasikan Trichoderma untuk melindungi tanaman sehat.

Berapa lama menunggu setelah aplikasi Trichoderma sebelum tanam?

Minimal 7 hari setelah mencampur Trichoderma dengan pupuk kandang ke tanah. Waktu ini diperlukan agar Trichoderma berkembang dan mendominasi tanah. Untuk perlakuan bibit, bisa langsung tanam setelah direndam dan dikeringkan.

Kesimpulan

Pupuk hayati adalah investasi strategis untuk budidaya bawang merah yang menguntungkan dan berkelanjutan. Kombinasi Trichoderma untuk pengendalian moler, mikoriza untuk efisiensi nutrisi, dan PGPR untuk pertumbuhan optimal memberikan hasil yang konsisten.

PT Centra Biotech Indonesia menyediakan pupuk hayati berkualitas untuk budidaya bawang merah. Hubungi kami di 0851 8328 4691 atau email centrabioindo@gmail.com untuk konsultasi dan pemesanan.

Artikel Lainnya

Formulasi Pupuk Custom - Panduan Membuat Formula Pupuk

Formulasi Pupuk Custom: Panduan Membuat Formula Pupuk Sesuai Kebutuhan

3 Januari 2026

Panduan lengkap formulasi pupuk custom untuk bisnis maklon. Proses R&D, optimasi formula, uji efikasi, dan keunggulan formula khusus.

Baca Selengkapnya
Teknologi Fermentasi Pupuk Hayati Modern

Teknologi Fermentasi Pupuk Hayati Modern & Aplikasinya

3 Januari 2026

Pelajari teknologi fermentasi pupuk hayati modern: jenis bioreaktor, parameter kontrol, dan cara menghasilkan produk berkualitas.

Baca Selengkapnya
Strategi Branding Pupuk Organik

Strategi Branding Pupuk Organik: Bangun Brand yang Kuat

3 Januari 2026

Panduan lengkap strategi branding pupuk organik. Positioning, naming, packaging, marketing, dan membangun kepercayaan petani.

Baca Selengkapnya
Cara Daftar Pupuk ke Kementan RI

Cara Daftar Pupuk ke Kementan RI: Syarat & Prosedur Lengkap

3 Januari 2026

Panduan lengkap pendaftaran pupuk ke Kementerian Pertanian: persyaratan, dokumen, prosedur, biaya, dan timeline.

Baca Selengkapnya
Tren Pupuk Organik Indonesia 2024-2025

Tren Pupuk Organik Indonesia 2024-2025: Peluang dan Tantangan

3 Januari 2026

Analisis tren pupuk organik Indonesia 2024-2025. Pertumbuhan pasar, driver permintaan, regulasi, dan peluang bisnis maklon.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati Panduan Lengkap 2026

Pupuk Hayati: Pengertian, Jenis, Manfaat & Cara Aplikasi [Panduan Lengkap 2026]

3 Januari 2026

Pelajari pengertian pupuk hayati, jenis-jenis mikroorganisme, manfaat untuk tanaman, cara aplikasi yang benar, dan rekomendasi produsen terpercaya di Indonesia.

Baca Selengkapnya
15 Jenis Pupuk Hayati Terbaik

15 Jenis Pupuk Hayati Terbaik untuk Pertanian: Fungsi & Cara Penggunaannya

3 Januari 2026

Panduan lengkap 15 jenis pupuk hayati untuk pertanian: pupuk penambat nitrogen, pelarut fosfat, mikoriza, Trichoderma, dan lainnya. Lengkap dengan fungsi dan cara penggunaan.

Baca Selengkapnya
20 Manfaat Pupuk Hayati untuk Pertanian

20 Manfaat Pupuk Hayati untuk Pertanian: Bukti Ilmiah & Testimoni Petani

3 Januari 2026

Temukan 20 manfaat pupuk hayati untuk tanaman dan tanah berdasarkan bukti ilmiah. Lengkap dengan hasil penelitian, testimoni petani, dan cara mendapatkan manfaat maksimal.

Baca Selengkapnya
Cara Membuat Pupuk Hayati Sendiri

Cara Membuat Pupuk Hayati Sendiri: Panduan Lengkap dari Ahli Mikrobiologi

3 Januari 2026

Pelajari cara membuat pupuk hayati sendiri di rumah dengan panduan lengkap dari ahli. Termasuk bahan, alat, proses fermentasi, dan tips agar mikroorganisme berkembang optimal.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Padi

Pupuk Hayati untuk Padi: Panduan Lengkap Meningkatkan Hasil Panen hingga 30%

3 Januari 2026

Pelajari cara menggunakan pupuk hayati untuk padi. Panduan lengkap jenis mikroorganisme, dosis, waktu aplikasi, dan tips meningkatkan hasil panen padi hingga 30%.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Jagung

Pupuk Hayati untuk Jagung: Tingkatkan Hasil Panen hingga 25% dengan Mikroorganisme

3 Januari 2026

Panduan lengkap pupuk hayati untuk jagung. Pelajari jenis mikroorganisme, cara aplikasi, dosis, dan tips meningkatkan hasil panen jagung hingga 25% secara organik.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati vs Pupuk Kimia Perbandingan

Pupuk Hayati vs Pupuk Kimia: Perbandingan Lengkap Kelebihan, Kekurangan & Efektivitas

3 Januari 2026

Bandingkan pupuk hayati dan pupuk kimia secara komprehensif. Analisis kelebihan, kekurangan, efektivitas, biaya, dan dampak lingkungan untuk membantu Anda memilih yang tepat.

Baca Selengkapnya
Harga Pupuk Hayati 2026

Harga Pupuk Hayati 2026: Daftar Lengkap, Faktor Penentu & Tips Memilih Produk Berkualitas

3 Januari 2026

Informasi lengkap harga pupuk hayati terbaru 2026. Daftar harga berbagai jenis pupuk hayati, faktor yang mempengaruhi harga, dan tips memilih produk berkualitas dengan harga terbaik.

Baca Selengkapnya
10 Pupuk Hayati Terbaik di Indonesia 2026

10 Pupuk Hayati Terbaik di Indonesia 2026: Review Lengkap & Rekomendasi

3 Januari 2026

Review lengkap 10 pupuk hayati terbaik di Indonesia 2026. Perbandingan produk, kelebihan masing-masing, dan rekomendasi berdasarkan jenis tanaman dan kebutuhan.

Baca Selengkapnya
Produsen Pupuk Hayati Terpercaya di Indonesia

Produsen Pupuk Hayati Terpercaya di Indonesia: Panduan Memilih Pabrik Berkualitas

3 Januari 2026

Panduan lengkap memilih produsen pupuk hayati terpercaya di Indonesia. Kriteria pabrik berkualitas, daftar produsen rekomendasi, dan tips kerjasama maklon pupuk hayati.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Kopi

Pupuk Hayati untuk Kopi: Tingkatkan Produktivitas dan Kualitas Biji Kopi

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman kopi. Jenis mikroorganisme, dosis, cara aplikasi, dan strategi meningkatkan produktivitas serta cita rasa kopi.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Kakao

Pupuk Hayati untuk Kakao: Panduan Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Biji

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman kakao. Jenis mikroorganisme, dosis, pengendalian VSD dan PBK, serta strategi meningkatkan produktivitas.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Karet

Pupuk Hayati untuk Karet: Panduan Meningkatkan Produksi Lateks Berkualitas

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman karet. Strategi meningkatkan produksi lateks, mencegah JAP dan panel drying, serta memperpanjang umur sadap.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Teh

Pupuk Hayati untuk Teh: Panduan Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Daun

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman teh. Strategi meningkatkan kualitas peko, pengendalian blister blight, dan program pemupukan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Kentang

Pupuk Hayati untuk Kentang: Panduan Meningkatkan Hasil dan Kualitas Umbi

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman kentang. Strategi meningkatkan hasil panen, mengendalikan busuk umbi, dan produksi kentang berkualitas ekspor.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Bawang Merah

Pupuk Hayati untuk Bawang Merah: Panduan Meningkatkan Hasil dan Kualitas Umbi

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk bawang merah. Strategi meningkatkan produktivitas, mengendalikan Fusarium, dan produksi umbi berkualitas tinggi.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati untuk Cabai

Pupuk Hayati untuk Cabai: Panduan Meningkatkan Hasil dan Kualitas Buah

3 Januari 2026

Panduan lengkap penggunaan pupuk hayati untuk tanaman cabai. Strategi meningkatkan produktivitas, mengendalikan layu bakteri dan antraknosa, serta produksi cabai berkualitas.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati MOL Mikroorganisme Lokal

Pupuk Hayati MOL (Mikroorganisme Lokal): Panduan Lengkap Pembuatan dan Aplikasi

3 Januari 2026

Panduan lengkap pembuatan dan penggunaan pupuk hayati MOL (Mikroorganisme Lokal). Jenis-jenis MOL, cara fermentasi, aplikasi, dan perbandingan dengan pupuk hayati komersial.

Baca Selengkapnya
Pupuk Hayati vs Pupuk Organik Perbandingan

Pupuk Hayati vs Pupuk Organik: Panduan Lengkap Perbedaan dan Cara Memilih

3 Januari 2026

Panduan lengkap perbedaan pupuk hayati dan pupuk organik. Definisi, cara kerja, kelebihan, kekurangan, dan kapan menggunakan masing-masing jenis pupuk.

Baca Selengkapnya
Aplikasi Pupuk Hayati Musim Hujan

Aplikasi Pupuk Hayati Musim Hujan: Strategi Optimal untuk Hasil Maksimal

3 Januari 2026

Panduan lengkap aplikasi pupuk hayati di musim hujan. Teknik aplikasi, penyesuaian dosis, pencegahan pencucian, dan strategi perlindungan tanaman dari penyakit.

Baca Selengkapnya