Padi: Komoditas Strategis Indonesia
Padi adalah tanaman pangan utama Indonesia dengan luas tanam lebih dari 10 juta hektar per tahun. Kebutuhan pupuk untuk padi sangat besar, menjadikannya pasar yang sangat menarik untuk bisnis pupuk.
Program pemerintah untuk pertanian berkelanjutan dan swasembada pangan membuka peluang besar untuk pupuk organik dan hayati sebagai komplemen atau substitusi pupuk kimia.
Kebutuhan Nutrisi Tanaman Padi
Fase Vegetatif (0-45 HST):
- Nitrogen tinggi untuk pembentukan anakan
- Fosfor untuk perkembangan akar
- Target: anakan maksimum, perakaran kuat
Fase Reproduktif (45-70 HST):
- Nitrogen sedang untuk perpanjangan malai
- Kalium tinggi untuk pembungaan
- Silika untuk ketahanan rebah
- Target: malai besar, bulir banyak
Fase Pemasakan (70-110 HST):
- Kalium untuk pengisian bulir
- Boron untuk kualitas gabah
- Target: bulir bernas, rendemen tinggi
Jenis Pupuk Organik Hayati untuk Padi
1. Pupuk Organik Granul untuk Padi
Berbasis kompos berkualitas dengan kandungan silika tinggi. Aplikasi sebagai pupuk dasar sebelum tanam atau saat olah tanah.
2. Pupuk Hayati Penambat Nitrogen
- Azospirillum - Penambat N di rhizosfer padi
- Azolla-Anabaena - Penambat N di air sawah
- Cyanobacteria - Fiksasi N fotosintesis
3. Pupuk Hayati Pelarut P dan K
- Bacillus - Pelarut fosfat
- Pseudomonas - Pelarut fosfat dan siderofor
- Bacillus mucilaginosus - Pelarut kalium
4. POC untuk Padi
Aplikasi foliar untuk nutrisi tambahan dan biostimulant. Efektif di fase kritis (primordia bungan, pengisian bulir).
5. Pupuk Silika Organik
Berbasis abu sekam atau bahan tinggi silika. Meningkatkan ketahanan terhadap rebah, hama, dan penyakit.
Formulasi Khusus Padi
Formula Pupuk Dasar:
- C-organik >15%
- N-P-K: 4-3-3
- Silika (SiO2): >5%
- Dosis: 500-1000 kg/ha
Formula Pupuk Hayati:
- Azospirillum >10^7 CFU/g
- Bacillus pelarut P >10^7 CFU/g
- Carrier organik
- Dosis: 10-25 kg/ha
Formula POC untuk Padi:
- C-organik >4%
- Hormon pertumbuhan alami
- Unsur mikro lengkap
- Dosis: 2-4 liter/ha per aplikasi
Jadwal Aplikasi Pupuk Padi
- Olah tanah: Pupuk organik granul (500-1000 kg/ha)
- Tanam: Pupuk hayati (10-25 kg/ha)
- 7-14 HST: POC pertama (2 L/ha)
- 21-28 HST: POC kedua + pupuk susulan
- 42-45 HST: POC ketiga (primordia)
- 60-70 HST: POC keempat (pengisian)
Keunggulan Pupuk Organik Hayati untuk Padi
- Mengurangi penggunaan pupuk kimia 30-50%
- Memperbaiki kesehatan tanah sawah
- Meningkatkan ketahanan terhadap hama penyakit
- Menghasilkan beras berkualitas lebih baik
- Mendukung program beras organik
Hasil Uji Lapangan
Hasil uji pupuk organik hayati PT Centra Biotech di berbagai lokasi:
- Peningkatan hasil panen: 15-25%
- Pengurangan pupuk kimia: 40-50%
- Penurunan serangan hama penyakit: 30%
- Peningkatan rendemen beras: 5-8%
Potensi Pasar Pupuk Padi
- Luas tanam padi Indonesia: >10 juta Ha/tahun
- Kebutuhan pupuk organik: 500-1000 kg/Ha
- Potensi pasar: >5 juta ton/tahun
- Program pemerintah mendukung pupuk organik
Target Customer
- Kelompok tani (Gapoktan)
- Koperasi unit desa
- Program pemerintah (Kartu Tani, dll)
- Petani beras organik
- Distributor dan kios pertanian
Strategi Pemasaran Pupuk Padi
- Buat demo plot di sentra padi
- Kerjasama dengan penyuluh pertanian
- Program pendampingan kelompok tani
- Edukasi melalui pertemuan petani
- Kemasan ekonomis untuk petani kecil
PT Centra Biotech: Partner Maklon Pupuk Padi
- Formulasi khusus padi sawah dan gogo
- Strain mikroba adaptif lahan sawah
- Dukungan demo plot dan uji lapangan
- Kemasan berbagai ukuran (petani kecil - besar)
- Harga kompetitif untuk pasar massal
Tingkatkan Produktivitas Padi Indonesia!
Jadilah bagian dari solusi ketahanan pangan dengan produk pupuk padi berkualitas.
Hubungi 0851 8328 4691 atau email centrabioindo@gmail.com!