
Oleh Author
•3 Januari 2026
Trichoderma adalah genus jamur yang telah dikenal luas sebagai agen biocontrol dan biostimulant dalam pertanian. Jamur ini hidup di tanah dan rhizosfer tanaman, memberikan berbagai manfaat mulai dari perlindungan terhadap patogen hingga peningkatan ketersediaan nutrisi.
Pupuk hayati berbasis Trichoderma menjadi salah satu produk yang paling dicari petani Indonesia karena efektivitasnya yang sudah terbukti di berbagai komoditas.
Spesies paling populer untuk biocontrol. Efektif mengendalikan Fusarium, Rhizoctonia, Sclerotium, dan Pythium. Mekanisme kerja meliputi mikoparasitisme, antibiosis, dan kompetisi nutrisi.
Dikenal sebagai dekomposer yang kuat. Cocok untuk pembuatan kompos dan pengolahan limbah organik. Juga efektif sebagai biocontrol untuk beberapa patogen tular tanah.
Unggul dalam induksi ketahanan tanaman (ISR - Induced Systemic Resistance). Cocok untuk tanaman yang membutuhkan perlindungan jangka panjang dari berbagai serangan penyakit.
Menghasilkan enzim selulase dan kitinase yang tinggi. Efektif untuk degradasi dinding sel patogen dan dekomposisi bahan organik.
Toleran terhadap kondisi stress seperti kekeringan dan salinitas tinggi. Cocok untuk lahan marginal dan pertanian di daerah sulit.
Kultur murni Trichoderma dari bank strain ditumbuhkan di media agar PDA (Potato Dextrose Agar). Kultur diinkubasi pada suhu 25-28°C selama 5-7 hari hingga sporulasi maksimal.
Spora dari kultur indukan diinokulasikan ke media cair (broth) dalam erlenmeyer. Fermentasi dilakukan dengan shaking pada 150 rpm selama 5-7 hari.
Kultur dari skala lab di-scale up ke bioreaktor dengan kapasitas lebih besar. Kontrol parameter fermentasi (pH, suhu, aerasi, agitasi) sangat penting untuk hasil optimal.
Biomassa Trichoderma dipanen dan diformulasikan menjadi berbagai bentuk produk:
Setiap batch diuji untuk:
Benih direndam dalam suspensi Trichoderma atau dicampur dengan formulasi powder sebelum tanam. Dosis: 5-10 g/kg benih.
Dicampurkan dengan kompos atau tanah, lalu diaplikasikan ke lubang tanam atau disebar merata. Dosis: 10-25 kg/ha.
Akar bibit dicelupkan ke suspensi Trichoderma sebelum transplanting. Efektif untuk mencegah infeksi patogen sejak awal.
Formulasi khusus bisa disemprotkan ke daun untuk perlindungan terhadap patogen daun.
Pasar pupuk hayati Trichoderma terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran petani akan pertanian berkelanjutan. Faktor pendukung:
PT Centra Biotech Indonesia siap menjadi partner maklon pupuk Trichoderma Anda. Konsultasikan kebutuhan formula dan target pasar Anda dengan tim kami.
Hubungi 0851 8328 4691 atau email centrabioindo@gmail.com!