
Oleh Author
•3 Januari 2026
Harga pupuk hayati bervariasi tergantung jenis mikroorganisme, konsentrasi, kemasan, dan produsen. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga akan membantu Anda memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan dan anggaran. Artikel ini memberikan informasi komprehensif tentang harga pupuk hayati di pasar Indonesia.
Perlu dipahami bahwa harga pupuk hayati tidak bisa dibandingkan langsung dengan pupuk kimia karena cara kerjanya berbeda. Pupuk hayati bekerja memperbaiki ekosistem tanah secara menyeluruh, memberikan manfaat jangka panjang yang jauh melampaui nilainya.
Berikut kisaran harga pupuk hayati di pasar Indonesia tahun 2026 (harga dapat bervariasi tergantung lokasi dan jumlah pembelian):
Harga tergantung konsentrasi mikroba (CFU/ml), jenis mikroorganisme, dan brand.
Mikoriza relatif lebih mahal karena proses produksinya lebih kompleks.
Pupuk konsorsium berisi kombinasi beberapa mikroorganisme dengan fungsi saling melengkapi.
Pupuk hayati dengan kepadatan mikroba tinggi (>10^9 CFU/ml) umumnya lebih mahal dari yang berkepadatan rendah (10^6-10^7 CFU/ml). Kepadatan tinggi berarti lebih banyak mikroba aktif per unit volume, efektivitas lebih baik, dan dosis aplikasi bisa dikurangi.
Beberapa mikroorganisme lebih sulit diproduksi. Mikoriza, misalnya, tidak bisa dibiakkan dalam fermentor standar dan membutuhkan tanaman inang, sehingga harganya lebih mahal. Bakteri seperti Azotobacter relatif lebih mudah diperbanyak sehingga harganya lebih terjangkau.
Produsen dengan fasilitas fermentasi modern dan quality control ketat menghasilkan produk lebih konsisten tapi biaya produksi lebih tinggi. Produk dari laboratorium terakreditasi umumnya lebih mahal tapi kualitas terjamin.
Merek yang sudah dikenal dan memiliki track record bagus cenderung dijual dengan harga premium. Namun, ini bukan berarti produk lokal tidak berkualitas. PT Centra Biotech Indonesia misalnya, menyediakan produk berkualitas tinggi dengan harga kompetitif.
Produk yang terdaftar di Kementerian Pertanian dan memiliki sertifikasi seperti SNI Organik umumnya lebih mahal karena biaya pengujian dan registrasi. Namun, sertifikasi ini menjamin kualitas dan keamanan produk.
Pembelian dalam jumlah besar (grosir) biasanya mendapat diskon signifikan. Petani kelompok atau koperasi bisa mendapatkan harga lebih baik dengan pembelian kolektif.
Mari bandingkan biaya pemupukan per hektar untuk tanaman padi:
Penghematan langsung: Rp 252.500/ha (19%)
Dengan peningkatan hasil panen 15-20%, keuntungan bersih per hektar meningkat signifikan.
PT Centra Biotech Indonesia menyediakan berbagai produk pupuk hayati berkualitas dengan harga kompetitif:
Diskon khusus untuk pembelian grosir dan pelanggan tetap. Hubungi kami untuk penawaran harga terbaik.
Bagi Anda yang ingin memiliki brand pupuk hayati sendiri, PT Centra Biotech Indonesia menyediakan layanan maklon dengan berbagai keuntungan:
Perbandingan per kg tidak tepat karena dosis pupuk hayati jauh lebih sedikit. Pupuk hayati cair hanya butuh 2-4 liter per hektar, sedangkan pupuk kimia butuh ratusan kg. Bila dihitung per hektar, biaya pupuk hayati justru lebih hemat.
Tidak selalu. Harga dipengaruhi banyak faktor termasuk efisiensi produksi dan margin distributor. Produsen lokal bisa menawarkan harga lebih murah tanpa mengorbankan kualitas. Yang penting, pastikan produk memiliki registrasi resmi dan reputasi baik.
Beli langsung dari produsen, pilih kemasan besar, atau gabung dengan kelompok tani untuk pembelian kolektif. PT Centra Biotech Indonesia memberikan harga khusus untuk pembelian grosir.
Harga pupuk hayati bervariasi tergantung jenis, konsentrasi, dan produsen. Meskipun harga per unit mungkin terlihat lebih mahal dari pupuk kimia, biaya per hektar dan manfaat jangka panjang menjadikan pupuk hayati investasi yang menguntungkan.
PT Centra Biotech Indonesia menawarkan pupuk hayati berkualitas dengan harga kompetitif. Hubungi kami di 0851 8328 4691 atau email centrabioindo@gmail.com untuk informasi harga terbaru dan penawaran khusus.