
Oleh Author
•3 Januari 2026
Pupuk Organik Cair (POC) adalah salah satu produk pupuk yang paling diminati petani Indonesia saat ini. Kemudahan aplikasi, penyerapan cepat melalui daun, dan efektivitas tinggi menjadikan POC pilihan favorit untuk berbagai jenis tanaman. Data Kementerian Pertanian menunjukkan permintaan POC meningkat 25% per tahun.
Peluang ini membuka pintu bagi pengusaha yang ingin memiliki brand POC sendiri melalui sistem maklon. Dengan modal yang relatif kecil dan tanpa perlu membangun pabrik, Anda bisa memasuki pasar yang terus berkembang ini.
Pupuk Organik Cair adalah pupuk berbasis bahan organik dalam bentuk larutan yang dapat diaplikasikan melalui penyiraman ke tanah atau penyemprotan ke daun. POC dibuat melalui proses fermentasi bahan organik seperti limbah pertanian, kotoran ternak, atau ekstrak tanaman dengan bantuan mikroba decomposer.
POC mengandung unsur hara makro (N, P, K), unsur hara mikro (Fe, Zn, Cu, Mn, B), asam humat dan fulvat, hormon pertumbuhan alami, serta metabolit mikroba yang bermanfaat untuk tanaman dan tanah.
C-Organik adalah parameter utama kualitas POC. Standar SNI mensyaratkan kandungan C-Organik minimal 4% untuk POC. C-Organik yang tinggi menunjukkan bahan baku berkualitas dan proses fermentasi yang optimal. POC premium biasanya memiliki C-Organik 6-10%.
POC yang baik mengandung unsur hara makro esensial:
Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, unsur mikro sangat penting untuk metabolisme tanaman. POC berkualitas mengandung Fe, Zn, Cu, Mn, B, Mo, dan Co dalam bentuk yang mudah diserap.
pH POC yang ideal adalah 6.0-7.5. pH terlalu rendah atau tinggi bisa merusak daun saat aplikasi foliar. Stabilitas pH juga menunjukkan proses fermentasi yang baik.
POC yang difermentasi sempurna tidak berbau busuk. Bau menyengat menandakan fermentasi tidak sempurna atau kontaminasi bakteri pembusuk.
POC yang dijual harus memiliki Nomor Pendaftaran dari Kementerian Pertanian. Untuk klaim organik, diperlukan Sertifikat Organik SNI dari lembaga terakreditasi.
Bahan baku POC bervariasi tergantung formulasi. Bahan umum meliputi:
Fermentasi adalah tahap kunci yang menentukan kualitas POC. Proses ini melibatkan:
Hasil fermentasi disaring untuk menghilangkan padatan kasar. Proses ini memastikan POC bisa diaplikasikan dengan sprayer tanpa menyumbat nozzle.
POC bisa diperkaya dengan:
Setiap batch diuji untuk memastikan memenuhi spesifikasi. Parameter uji meliputi C-organik, N-P-K, pH, EC, kadar air, dan uji mikroba jika mengandung komponen hayati.
POC dikemas dalam botol atau jirigen dengan ukuran bervariasi: 500ml, 1 liter, 5 liter, hingga 20 liter. Kemasan harus kedap cahaya untuk menjaga stabilitas produk.
RAJABIO adalah produk POC unggulan PT Centra Biotech Indonesia yang sudah terbukti efektif di ribuan hektar lahan pertanian. Formulasi RAJABIO bisa menjadi referensi untuk produk maklon Anda, atau Anda bisa request formulasi custom yang berbeda.
Dengan harga jual retail Rp 50.000-75.000 per liter dan margin 40-60%, break even point bisa dicapai dalam 4-6 bulan.
POC berkualitas memiliki shelf life 1-2 tahun jika disimpan dengan benar (terhindar sinar matahari langsung, suhu ruang). Setelah kemasan dibuka, sebaiknya digunakan dalam 6 bulan.
Tergantung jenis pestisida. Umumnya POC kompatibel dengan pestisida berbasis biologi. Untuk pestisida kimia, perlu uji kompatibilitas terlebih dahulu. Konsultasikan dengan tim teknis kami.
PT Centra Biotech Indonesia siap menjadi partner maklon pupuk organik cair Anda. Dengan pengalaman, fasilitas modern, dan sertifikasi lengkap, kami jamin kualitas produk terbaik untuk merek Anda.
Hubungi 0851 8328 4691 atau email centrabioindo@gmail.com untuk konsultasi gratis dan penawaran harga!