Centra Biotech IndonesiaCENTRA BIOTECHINDONESIA
ET-01BioProcess & Industri · BioetanolFermentasi G1 singkong

Solusi Starter Bioetanol G1 Singkong — Efisiensi Fermentasi Lebih Tinggi

Produk: CBI EthanolStart AmylaseIndo G1 Singkong

Amilase lokal untuk sakarifikasi G1Substitusi enzim imporKadar etanol lebih tinggi

Angka merupakan spesifikasi target & rentang hasil uji lapang; hasil aktual bervariasi menurut kondisi lahan dan cara aplikasi. Konsultasikan dengan tim kami untuk data uji per produk sebelum penerapan.

Masalah yang Diatasi

    Cara Kerja Solusi

      Komposisi Konsorsium

      OrganismeKodeKepadatanMekanisme
      Trichoderma harzianumCBI-034≥2×10⁷ spora/gMIKOPARASITISME
      Bacillus subtilisCBI-006≥5×10⁸ CFU/gLIPOPEPTIDA ANTIBIOTIK
      Azospirillum brasilenseCBI-004≥1×10⁸ CFU/gIAA PENGHASIL AUKSIN
      Beauveria bassianaCBI-013≥1×10⁸ konidia/gEPF

      Nilai & Perkiraan ROI

      • Biaya CBI EthanolStart AmylaseIndo G1 Singkong: Rp 80.000–350.000/ha atau per siklus (tergantung dosis & frekuensi).
      • Nilai yang diselamatkan dari pengendalian masalah: Rp 1.500.000–8.000.000/ha tergantung tingkat serangan.
      • Penghematan input kimia (pupuk, pestisida, obat): Rp 300.000–1.500.000/ha per musim.
      • ROI rata-rata: 8–25× dari biaya produk. Manfaat meningkat setiap musim seiring populasi agens hayati stabil.